Investasi Emas (Part 2)


Pada posting sebelumnya di investasi emas part I, saya sudah menyampaikan keuntungan investasi emas dan cara berinvestasinya dengan dua cara. Sekarang saya akan melanjutkan dengan cara investasi emas yang ketiga yaitu kontrak berjangka.

Kontrak berjangka adalah kontrak pembelian emas yang berupa hak beli dan hak jual. Kontrak berjangka juga dibagi lagi menjadi beberapa bagian, yang saya ketahui ada option dan margin.

Kita bahas mengenai option… Option merupakan kontrak membayar sejumlah uang untuk memilik hak membeli dan hak menjual dalam jangka waktu tertentu dimana hak tersebut boleh diambil dan boleh tidak diambil. Definisi tersebut definisi saya sendiri, jadi mohon jangan dijadikan referensi.

Penjelasan option adalah seperti ini: kita ingin membeli emas sebanyak 1 TO pada tanggal 1 pukul 9 ke broker A. Harga pada saat itu adalah $1100. Terus kita bayar misal $40 sebagai hak kita untuk membelinya seharga $1100 dengan tenggat waktu sampai tanggal 20, istilah kerennya DP, artinya kita berhak membeli emas seharga $1100 sebelum tanggal 20. Kemudian pada tanggal 15 pukul 10, harga emas naik menjadi $1200. Karena kita punya hak membeli emas seharga $1100, akhirnya kita beli tu emas di broker A seharga $1100 terus kita jual ke pasar bebas seharga $1200, untungnya $100. Karena diawal kita ngeluarin DP $40, jadi keuntungan bersihnya $100-$40= $60.

Kejadian tadi itu jika harga naik, lalu bagaimana jika harga turun? Misal seperti tadi kita ingin membeli emas sebanyak 1 TO pada tanggal 1 pukul 9 ke broker A. Harga pada saat itu adalah $1100. Terus kita bayar misal $40 sebagai hak kita untuk membelinya seharga $1100 dengan tenggat waktu sampai tanggal 20. Ternyata eh ternyata, harga emas terus turun…. dan akhirnya sampai pada tanggal 20 pukul 9 harga emas turun drastis menjadi $900. Kalau kita beli di broker A $1100 terus dijual ke pasar bebas seharga $900, kita bakal rugi $200 ditambah biaya Dp $40, jadi kalo gitu kita bakal rugi $240. Oleh karena itu, kita tidak perlu membeli di broker A, biarkan saja hak membeli $1100/TO di broker A hangus, mendingan kita beli di pasar bebas dengan harga $900.

Selanjutnya, kita bahas mengenai margin. Sistem margin ini berbeda dengan option. Margin ini sifatnya berupa pinjaman. Jadi gini, misalnya kita ingin beli emas 1 TO, harganya misal tanggal 1 $1000. Kita cukup menyetorkan dana $50 (untuk leverage 1:500), sisanya kita pinjam ke broker, broker yang nalangin. Setoran dana $50 itu disebut dengan margin. Bayangkan, broker meminjamkan $950 tanpa bunga, bandingkan jika kita menggunakan trik berkebun emas yang membutuhkan biaya pemeliharaan ke pegadaian. Broker tidak mengambil keuntungan dari meminjamkan uang, tapi dari spread. Biasanya spreadnya $1, kalo kita beli $1000, kalo jual $999, itu contohnya.

Bertransaksi dengan margin selain membutuhkan dana untuk setor, dibutuhkan juga dana untuk jaminan. Jika jaminan + setoran kita tidak cukup untuk menutupi penurunan harga, maka broker akan segera menutup transaksi kita. Jadi gini contoh realnya, kita punya rekening di broker sebanyak $200. Kita mau beli emas $1 TO, maka dana kita masuk margin sebesar $50, free margin kita $150. Dalam beberapa waktu kemudian harga emas naik menjadi $1050, maka kita akan punya keuntungan $50 jika kita menjual kembali emas kita (istilahnya menutup transaksi). Maka margin kita $50 dikembalikan plus keuntungan $50 sehingga total uang di rekening broker $250.

Contoh lain kita membeli $1 ketika harga $1000 per TO, berarti margin $50. Kemudian harga turun menjadi $950, artinya kita rugi $50 jika menutup transaksi kita, margin dikembalikan dikurangi kerugian $50 sehingga sisa uang kita di rekening broker $150. Misalnya kita tidak mau menutup transaksi kita karena rugi kalo melakukannya, itu boleh saja namun takutnya kita terkena margin call. Misal tadi harga turun ke $950, berarti kerugian tertunda (floating loss) $50, kemudian harga turun lagi menjadi $900, berarti floating loss $100. Saat itu kita tidak menutup transaksi juga dan harga turun terus hingga mencapai $800 yang artinya floating loss $200. Karena uang kita (margin + free margin) $200, maka broker akan menutup transaksi kita (menjual kembali emas dengan keadaan merugi) sehingga semua uang kita habis. Maka dari itu uang jaminan harus banyak, janganlah pinjam terlalu banyak ke broker karena broker tidak berani meminjamkan uangnya lebih lama jika uang jaminan kita sudah lebih kecil dari kerugian yang tertunda.

Oh iya, untuk margin trading Anda bisa mendaftar di broker rusia yang terpercaya yaitu di sini dan membuka rekening untuk deposit.

Demikian artikel tentang investasi emas kali ini…. Semoga bisa membantu, segala pertanyaan silakan diajukan via komentar, mohon jangan membuat nama dan link yang aneh-aneh coz takutnya komentarnya diblok ama Bang Akismet….

Perihal arief
Seorang Ilkomerz 45 IPB.... Seorang yang memiliki mimpi yang besar.... untuk membahagiakan keluarga, sahabat, dan...

7 Responses to Investasi Emas (Part 2)

  1. Ping-balik: Investasi Emas | Blog Kang Arief

  2. Doni mengatakan:

    ini apa?

  3. rimba mengatakan:

    dimana kita bisa invest dengan cara ini mas??

    • Arief mengatakan:

      disini mas:
      http://www.masterforex.org/?id=1193

  4. Bruce mengatakan:

    dimana kita bisa invest dengan cara ini mas??

    • Arief mengatakan:

      disini mas: coba cek
      http://www.masterforex.org/?id=1193

  5. Ping-balik: Investasi Emas « Blog kang Arief

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: