Kisah Cinta Akang X kepada Teteh Y


19 Oktober 2009 00:02

Okeh pembaca setia blog Arief, kali ini ane mau nyeritain kisah seorang teman yang terkena api asmara alias jatuh cinta. Cintanya ini masih tetap terjaga sampai sekarang. Kalo diitung-itung, mungkin dah 4 tahun lebih cintanya tetap terjaga, hebat banget ya… tapi sing sabar wéh nyah…. da kadedeuh mah bikin jantung berdebar-debar.

Oke… kita lanjutin ceritanya. Temen ane ini kakak kelas di SMA, namanya **** ******, disensor ya coz kata orangnya jangan nyebut nama, kita sebut aja Akang X, ceweknya kita sebut Teteh Y. Dia punya group atau istilah kerennya geng yang kompak abis. Mungkin karena sering berinteraksi, si Akang X mulai ngerasa ada yang ngeganjel dihatinya ke si Teteh Y.

Perasaan yang dialami Akang X semakin hari semakin besar, kalo nggak ketemu Teteh Y, rasanya dunia ini hampa, hati ini kosong, hampa terasa hidupku tanpa dirimu. Rasa cintanya itu seperti narkoba, yang setiap hari konsumsinya harus semakin besar, rasa rindu pun membara ketika tidak bersua.

Ane sering ngeliat mereka maen basket waktu SMA. Duh, itu matanya Akang X berbinar-binar banget kalo lagi maen ama Teteh Y. Terus waktu di warnet, ane sering ngeliat Akang X lagi ngoprek Fotonya Teteh Y, akhirnya ane tanya perasaannya dan ternyata iya, Akang X jatuh cinta ke Teteh Y.

Akang X nggak berani nembak Teteh Y, soalnya gak pantes kan kalo Akang X pacaran, dia kan aktivis, pan katanya aktivis itu jangan pacaran. Mereka teta berteman dalam gengnya hingga akhirnya waktupun memisahkan mereka karena sudah saatnya lulus SMA.

Di akhir masa SMA itu…. Akang X mengutarakan perasaannya ama Teteh Y, si Teteh Y termenung tidak menjawab. Akhirnya mereka berdua sepakat bahwa sebaiknya mereka berteman baik aja, ndak pacaran.

Akang X nggak pernah tahu pasti apakah Teteh Y punya perasaan itu kepadanya karena Teteh Y tidak pernah mengatakannya. Yang Akang X tahu, setiap hari jantungnya terasa melayang, berdebar-debar kencang, perasaan itu tidak mengganggu tapi malah membuatnya semangat. O iya, semenjak dia mengutarakan perasaannya, hubungan mereka semakin erat, si Teteh Y kadang minta dianterin ke suatu tempat, ya si Akang X mau dunk. Terakhir kali mereka bertemu adalah beberapa waktu lalu, waktu reunian.

Tentang perasaan Teteh Y, kayanya dia juga punya perasaan yang sama deh, Cuma agak malu aja kali ya kalo harus mengatakan yang sesungguhnya…. ini Cuma pendapat ane duank. Abisnya, hubungan mereka malah makin erat, biasanya kalo ndak punya perasaan yang sama kan agak karagok, tapi ini mah nggak. Apapun itu pokoknya cerita diatas membuka wawasan kita bahwa mencintai tidak harus dilanjuti dengan pacaran, cukup dengan sahabatan aja sebab kalo putus ntar susah sahabatan lagi. Ada pepatah bijak: “Persahabatan bisa diakhiri percintaan, tapi percintaan tidak bisa diakhiri dengan persahabatan”.

Perihal arief
Seorang Ilkomerz 45 IPB.... Seorang yang memiliki mimpi yang besar.... untuk membahagiakan keluarga, sahabat, dan...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: